Wednesday , 7 January 2026

Uang saku anak hilang di pesantren?

Saya pernah merasakan kehidupan di pesantren, jadi tahu bagaimana sedihnya jika uang saku hilang. Saat itu saya mengalami kejadian uang saku untuk saya dan adik saya hilang dari penyimpanan. Padahal itu saya simpan dan saya kunci di almari kamar. Tidak ada tanda kunci dirusak. Tetapi uang berkurang setiap beberapa hari sekali. Nah suatu saat petugas kemanan pondok menangkap anak santri juga yang sedang mengambil barang santri lain. Dari interogasi didapat bahwa yang mengambil uang saku saya ternyata dia, dan dari penuturan dia pula saya tahu jumlahnya yang lumayan besar, karena akumulasi selama beberapa bulan.

uang saku dan SPP

Memang semua uang dikembalikan, padahal saya tidak pernah lapor bagian keamanan maupun orangtua saya, karena terus terang saja saya minder dan penakut saat muda dulu. Saya itu pemalu dan yang jelas penakut, maka saya tidak pernah melaporkan kejadian uang hilang, hanya memendam saja rasanya, saya dan adik saya mengakali kekurangan uang saku dengan cara memasak sendiri dan dengan lauk seadanya saja.

Bagaimana kalau kejadian ini menimpa anak bapak atau ibu yang sedang menimbah ilmu di pesantren? Tentu akibatnya akan lebih parah daripada yang saya terima dulu, karena saat ini sangat jarang atau sedikit sekali santri yang makannya dengan cara memasak sendiri, dan saat ini nampaknya tidak sempat untuk melakukan itu, karena kegiatan pesantren sekarang sangat padat, karena tuntutan kurikulum yang banyak. Kurikulum sekarang beda dengan dulu. Karena saat ini banyak pesantren yang memakai beberapa kurikulum untuk pembelajaran satu santri. Jadi bisa dipastikan hal itu akan sangat berdampak dengan kesibukan yang ada.

Oleh karena itu saya yang bekerjasama dengan tim saya di wongmultimedia.com suatu kelompo yang konsentrasi untuk pembuatan software sekolah dan administrasi untuk sekolah maupun pesantren membuat suatu produk yang sederhana tetapi sangat lengkap untuk memenuhui kebutuhan ini. Nama software ini adalah Pembayaran administrasi dan uangsaku, yang memiliki beberapa fitur khusus, diantaranya :

  1. menerima pembayaran mulai SPP atau syahriyah serta administrasi lainnya
  2. menerima serta mengatur uang saku
  3. merekap semua transaksi baik pembayaran administrasi maupun uang saku
  4. melaporkan transaksi ke orangtua melalui WA secara otomatis
  5. oarangtua bisa melihat jumlah sisa uang saku anaknya setiap saat
  6. santri tidak memegang uang tunai karena semua transaksi ke kantin dan lainnya tinggal menuntukkan identitas yang diverifikasi dengan kode keamanan tertentu
  7. untuk melakukan pembayaran orangtua tidak perlu datang ke admin TU karena cukup akses dari androidnya dan melakukan transaksi yang diperlukan
  8. orangtua juga bisa melihat tagihan apa yang belum terbayarkan jadi mengurangi nilai tunggaakan administrai

Nah dengan 8 fitur dasar tersebut insyaallah administrasi keuangan pesantren lebih tertib dan santri lebih nyaman dalam belajar, karena tidak berhadapan dengan uang yang hilang lagi (saya sebut fitur dasar karena sebenarnya fitur lainnya banyak, lebih banyak dari 8). Lalu apakah software ini hanya khusus pesantren? tidak juga, saya katakan dan saya sebut pesantren lebih banyak diawal itu hanya sebuah contoh dan kejadian di contoh tersebut nyata pernah saya alami. Nah sebenarnya institusi apa saja yang cocok menggunakan aplikasi ini?

  1. Pesantren, baik modern maupun tradisional, yang penting ada jalur internet dipesantren tersebut
  2. Boarding school, sekolah ini biasanya dari SMPIT dan SMAIT ataupun sekolah Islam terpadu yang bukan JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu)
  3. Asrama sekolah, nah kalau ini jenis sekolah umum yang mempunyai asrama diantaranya sekolah keagamaan baik Islam, Kristen, Katolik, Budha dan Hindu maupun agama yang yang diakui di Indonesia
  4. Sekolah biasa yang mempunyai visi digitalisasi pendidikan, lho uang sakunya untu apa? ya tergantung kreativitas pihak sekolah saja yang jelas jika memakai aplikasi ini maka bisa dikatakan cashless atau tidak ada uang tunai yang beredar di sekolah.

Sudah tanpa kata yang panjang silahkan kunjungi saja website secara langsung di wongmultimedia.com

About Fauzi

Nama saya Fauzi lebih dikenal dengan nama Fauziwong, saya seorang aktifis dibidang pendidikan khususnya pembangunan sistem informasi sekolah terpadu, pengalaman saya lebih dari 10 tahun dimulai tahun 2006, baik untuk bisnis via internet online dan juga off line

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.