Monday , 15 April 2024

Harus sering diasah, biar tajam

Apa yang harus diasah? maksud saya disini bukan pisau atau benda tajam lainnya, namun kemampuan dan naluri untuk menulis artikel ataupun menulis apapun. Karena walau bisa menulis jika tanpa diasah secara rutin makan akan sulit untuk membuat penjabaran secara naluri. Namun jika kita sering latihan menulis maka dengan sendirinya tulisan itu akan mengalir bagaikan air.

Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan seorang mantan wartawan karena sudah pensiun, namun bapak ini tidak mau berhenti untuk tetap menulis berita sehingga membuat media berita online yang jumlahnya belasan. Waktu ngobrol dengan saya beliau juga membuka HP androidnya dan saya lirik sedang menulis sesuatu berita atau artikel konten untuk medianya hanya melihat kejadian yang sama dengan yang saya lihat. Bedanya cuma satu saya tidak memiliki naluri yang tajam untuk menulis kejadian tersebut sedangkan beliau memilikinya.

Nah, saya sebagai anak muda atau berjiwa mudah tentu penasaran mengapa beliau dengan mudahnya membuat konten artikel untuk websitenya, yang tentunya nanti dimonitise dengan berbagai cara, saya lihat ada yang menggunakan google ads dan ada pula yang lainnya. Kalau melihat kondisi google saat ini yang secara dasar akan sangat senang dengan website yang update berkala tentu posisi website beliau tidak terpuruk. Dengan demikian penghasilan beliau tetap mengalir, namun saya sungkan menanyakan berapa penghasilan dari iklan di websitenya.

berlatih menulis secara mandiri

Karena tidak mau menyia-nyiakan ada orang yang begitu pengalaman dan mendalami jiwa menulis berita (jurnalis) saya bertanya kepada beliau apa kira yang harus dilakukan oleh orang seperti saya agar bisa menulis artikel atau tulisan apapun tanpa berfikir lagi. Berikut beberapa tipsnya dan saya tambahi dengan sedikit pengalaman saya sendiri yang masih muda ini.

Membaca tulisan yang beragam

Membaca merupakan sumber pengetahuan yang tidak kita sadari, karena bacaan merupakan jendela pengetahuan kita. Kenapa harus banyak membaca dan juga beragam? karena jika kita membacanya sedikit tentu ide-ide yang masuk ke kita sedikit dan akibatnya otak kita secara alamiah mengeluarkan ide yang sedikit pula, begitu juga dengan keberagaman bacaan tentu variasi ide kita akan semakin banyak dan berkembang.

Ada banyak cara membaca yang beragam, baik yang gratis maupun berbayar. Kalau saya sendiri menggunakan kindle kegemaran saya untuk membaca karena menurut saya praktis saja tidak perlu bawa buku tebal dan juga tanpa membawa tablet berat juga yang jelas daya tahan bateray nya jauh melebihi daya tahan saya membaca hahaha…

Latihan menulis setiap hari

Point ini yang sangat penting dan juga berat diawal, karena belum bisa menulis dengan lancar dan juga tidak memiliki naluri menulis tetapi dipaksa menulis tiap hari. Jika kita membiasakan menulis ini selama kira-kira seminggu makan akan terbentuk nalusri menulis dengan mengalir, walau belum seperti air bah atau air terjun, minimal seperti air kran yang pakai pompa air hahaha… bercanda namun ini benar saya rasakan.

Gunakan buku catatan khusus

Ini pernah saya lakukan saat saya masih kuliah dan saat saya masih di pesantren, saya selalu membawa buku kecil, dan kebanyakan atau hampir semua teman saya tidak menyadari kalau saya membawa itu karena begitu kecilnya bukui tersebut. Ide buku yang saya bawa itu sebenarnya berasal dari buku kecil catatan dagang bapak saya. Bapak saya seorang pedagang ikan bandeng, dan setiap ke tambak yang sedang panen, bapak selalu membawa buku kecil dan juga pulpen sederhana, kalau sewaktu-waktu menimbang ikan banden dan juga catatan kecil beliau langsung menuliskannya disana sehingga tidak lupa.

Saya meniru itu, dan ternyata saat ide ditulis disana walau tidak lengkap, nantinya akan berkembang saat kita mulai menuliskan ide tersebut. Dengan demikian kita tidak perlu kerepotan. Namun saat ini menggunakan buku catatan ini sudah jarang saya lakukan, lho trus apa yang saya lakukan? saya membuka aplikasi keep miliknya google yang terhubung dengan android, PC, laptop dan PC all in one saya. Sehingga dengan demikian semakin mudah melakukan catatan yang otomatis bisa saya buka dimana saja saya ingin menulis.

Menulis tentang topik pilihan

Kalau point ini saya peroleh ketika ikut pelatihannya Yasirli Amri, namun saya lupa ini pelatihan yang judulnya apa ya? waktu itu dianya belum terkenal seperti sekarang, jadi ya cukup murah meriah bahkan banyak gratisannya hahaha… Memang benar orang menulis akan terus mengalir tanpa terasa jika yang ditulis adalah hal-hal yang menyenangkan bagi dia. Maka carilah apa yang menjadi kesenanganmu, baca pengetahuan tentang itu dari mana saja bisa misal buku dan sebangsanya kemudian pasti ada ide terlintas saat membaca, jangan lupa tulis ide tersebut di buku kecil tadi dan jangan berhenti membaca terus saja. Ide tadi akan kita pakai saat waktunya menulis sesuai point berlatih menulis setiap hari.

Gunakan sumber kreatif

Maksudnya menggunakan sumber yang kreatif adalah kita memanfaatkan berbagai media sumber, saat ini kalau anda memang berniat belajar tidak akan kekurangan sumber kreatifnya mulai dari browsing berbagai web, youtube, social media dan lain sebangsanya. Tentunya harus tetap waspada agar kita tidak kena sang pencuri waktu, apa itu? yaitu browsing muter-muter hanya membaca hal-hal yang menjauhkan dari tujuan utama kita.

Dengan beberapa petunjuk singkat diatas, saya yakin bagi siapa saja yang ingin menulis dan mengembangkan bakatnya serta hobinya yang nantinya pasti menghasilkan hal-hal yang bermanfaat baik untuk dirinya maupun orang lain. OK tetap semangat dan terima kasih membaca artikel saya, walau sekarang belum bisa maksimal, semoga sukses selalu…

About Fauzi

Nama saya Fauzi lebih dikenal dengan nama Fauziwong, saya seorang aktifis dibidang pendidikan khususnya pembangunan sistem informasi sekolah terpadu, pengalaman saya lebih dari 10 tahun dimulai tahun 2006, baik untuk bisnis via internet online dan juga off line

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.