Monday , 12 April 2021

Masih perlukah asuransi pendidikan?

Pertanyaan ini sebenarnya pertanyaan sederhana yang banyak ditanyakan oleh teman-teman saya. Sedangkan jawabannya bisa banyak sekali, karena keterkaitan dengan berbagai macam kondisi yang sedang dihadapi baik itu oleh personal yang akan mengambil asuransi maupun kondisi ekonomi secara umum. Tetapi ada satu jawaban yang pasti yaitu “perlu” ini adalah jawaban para penjual asuransi tersebut. Saya tidak menjawab secara langsung tetapi saya akan bercerita saja apa yang saya alami, sehingga nantinya anda sebagai pembaca menilai sendiri.

Saya menulis ini bukan untuk menyerang satu pihak tertentu tetapi saya menulis berdasarkan pengalaman apa yang saya rasakan selama lebih dari 8 tahun mengikuti suatu asuransi pendidikan. Saat itu saya mengikuti asuransi pendidikan yang seperti saya tangkap dario penjelasan penjual adalah produk dari bank BCA tetapi belakangan saya ketahui ternyata bank BCA tidak mempunyai produk sejenis itu tetapi saat ini mempunyai produk walau bukan produk asuransi pendidikan.

Saat saya diterangkan oleh CS terus terang saya tertarik oleh berbagai fasilitasnya tetapi dikemudian hari saya ketahui dan saya tanyakan pada CS asuransi tersebut bahwa fasilitas yang disediakan saat saya join sudah tidak ada, padahal sat itu adalah saat dimana fasilitas tersebut sebenarnya saya nikmati. Fasilitas itu adalah bahwa saat tahun ke-7 tidak perlu membayar premi bulanan selama satu tahun hanya cukup mengajukan saja, dan jika tetap membayar maka bayarannya dihitung double dan dimasukkan dalam perhitungan investasi atau diistilahkan top up.

Apa yang saya rasakan tidak enaknya asuransi pendidika edusave ini? berikut penilaian ini berdasarkan apa yang saya rasakan. Yang saya rasakan ini karena saya tidak begitu faham dengan asuransi dan penjelasan penjual singkat cenderung menutup apa kewajiban saya, dan hanya menjejali saya dengan berbagai keuntungan yang akan didapatkan. Sebenarnya sudah dijelaskan sangat singkat masalah kewajiban tetapi sebelum pendengar mengerti betul sudah ditutup dengan berbagai rayuan dan fasilitas yang akan didapatkan.

Berikut ini pengalaman saya :

  1. adanya potongan pembayaran nilai top up untuk biaya administrasi selama 2 tahun pertama
  2. adanya biaya tahunan selama saya mengikuti
  3. biaya bulanan setiap membayar juga tetap ada setelah tahun ke-2 tetapi kecil
  4. masa bayar asuransi yang sangat lama, hampir seumur hidup kalau boleh dikatan yaitu selama 90 tahun lebih

Intinya jika memang ekonomi atau pendapat belum ada kelebihan yang besar sebaiknya tidak mengikuti asuransi semacam ini tetapi menabung dengan benar saja tanpa memikirkan keuntungan yang berlipat yang memang sengaja ditawarkan oleh agen asuransi. Tetapi jika memang memiliki kelebihan pendapat yang besar, tidak rugi juga ikut asuransi yang penting mengerti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Jika ingin mengikuti suatu asuransi baik pendidikan maupun kesehatan, perhatikan beberapa hal ini agar anda tidak merasa rugi mengikutinya, karena kalau tidak diperhatikan maka saya rasa anda telah masuk ke jurang yang cukup dalam, walau bisa naik lagi dengan perlakuan khusus.

Berikut tips dari saya :

  1. perhatikan apa kuwajiban yang harus kita berikan kepada perusahaan asuransi selama kita mengikuti program
  2. perhatikan berapa lama anda wajib membayar premi. jangan sampai membayar premi selamanya
  3. perhatikan potongan-potongan biaya yang wajib anda bayar ke perusahaan

Dengan memperhatikan 3 hal tersebut diatas, menurut saya anda bisa lebih memilih asurani dan keuntungan akan tetap anda dapatkan sesuai dengan harapan. Semoga tulisan ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, terima kasih atas kunjungannya.

About Fauzi

Nama saya Fauzi lebih dikenal dengan nama Fauziwong, saya seorang aktifis dibidang pendidikan khususnya pembangunan sistem informasi sekolah terpadu, pengalaman saya lebih dari 10 tahun dimulai tahun 2006, baik untuk bisnis via internet online dan juga off line

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.