Tips Memilih Hosting Website Yang Sesuai Kebutuhan

Bagaimana memilih hosting yang baik dan sesuai kebutuhan kita? itu merupakan salah satu masalah yang kita hadapi saat kita sudah serius atau ingin serius membangun bisnis melalui dunia internet. Pertanyaan lain sebelumnya adalah, mengapa kita perlu membangun bisnis dengan media internet? Pertanyaan ini akan saya bahas di artikel selanjutnya. Baiklah kita bahas satu persatu, saat ini akan saya bahas bagian hosting dulu.

Sebelumnya saya jelaskan dulu untuk teman-teman yang belum mengerti apa itu hosting? Hosting itu ibaratnya rumah atau gudang untuk menyimpan data kita, sama seperti HP yang mempunyai memori atau komputer yang mempunya HDD (hard disk), tetapi kenapa kita butuh yang namanya hosting? Karena saat membuat website kita memerlukan penyimpanan data yang harus bisa diakses setiap saat. Sebenarnya kita bisa menyediakan sendiri tetapi akan lebih banyak biaya san tenaga yang dibutuhkan karena kita harus memikirkan alatnya, listriknya dan jiga internetnya yang wajib tersedia selama 24 jam penuh setiap harinya. Dengan alasan demikian maka memilih hosting adalah alternatif terbaik untuk saat ini.

Masalahnya sekarang hosting seperti apakah yang harus kita pilih agar kita tidak kelebihan sumber daya ataupun kekurangan sumber daya dan pas sesuai dengan kebutuhan website kita. Secara dasar atau garis besar ada 3 jenis tipe hosting yang umum kita kenal yaitu shared, reseller dan VPS. Sebenarnya kalau dijelaskan detail ada lebih banyak lagi tipe server, tetapi untuk sementara cukup mengenal 3 jenis ini dulu ya hehehe…

Saya mencoba menguraikan secara sederhana dulu perbedaan dan fungsi dari tipe hosting diatas.

  • Shared hosting ini diibaratkan kalau kita sewa kamar dalam satu rumah yang terdiri dari banyak kamar, pada penyewa kita diberi hak untuk menggunakan kamar ini sesuai tanan yang sudah disediakan tidak boleh merubah tatanan dan aturan kamar dan kita juga harus berbagi sumber daya listrik serta air ke penyewa lain di sebelah kita dalam satu rumah. Jadi di kamar ini kita tidak bisa menambah AC atau pendingin yang memang tidak disediakan oleh pemilik rumah, tapi jika sudah disediakan oleh pemilik rumah maka kita bisa menggunakan AC tersebut. Nah perbedaan fasilitas inilah yang membedakan harga sewa kamar, misal saja kamar dengan ukuran 3 x 4 meter tentunya beda dengan 6 x 4 meter begitu juga yang ada AC dengan tidak tentu beda. Dari sini kira-kira bisa menerima gambaran mengapa ada hosting shared sangat murah dan ada juga yang terhitung mahal.
  • Selanjutnya reseller hosting, jenis reseller ini sebenarnya secara umum sama dengan shared hosting mungkin ada beberapa perusahaan yang memberi layanan beda tetapi hampir semuanya sama saja. Nah kalau sama apa bedanya reseller dengan shared hosting? bedanya adalah ibarat kita menyewa rumah dengan banyak kamar dibanding menyewa kamar saja dalam satu rumah. Artinya saat kita sewa reseller hosting kita bisa membentuk ukuran beberapa kamar lain yang bisa disewakan atau digunakan sendiri dengan ukuran terserah tetapi masih dalam batas yang ditentukan oleh pemilik hosting sesuai kontrak paket reseller nya.
  • VPS (Virtual Private Server) kalau hosting jenis ini ibaratnya kita menyewa rumah satu RT yang mana kita bisa membentuk beberapa dan beberapa kamar di masing-masing rumah dan lagi-lagi masih sama dengan sebelumnya yaitu kita ditentukan oleh batas tertentu yang telah disepakati saat kontrak VPS. Ada beberapa kelebihan VPS diantaranya kita bisa instal sistem dan control panel bebas sesuai pilihan tetapi tentunya harga sewa lebih mahal dari ketiga jenis ini, ya wajar saja kan menyewa rumah satu RT hahaha….

Perbedaan Hosting Shared dan Reseller serta VPS

Selanjutnya faktor apa saja yang menjadi pertimbangan kita memilih server atau hosting? berikut telah saya kumpulkan berdasarkan pengalaman saya yaitu :

  1. Jika hanya membuat satu web dan baru serta masih belum banyak pengunjungnya saya sarankan memilih tipe shared hosting, tetapi tidak menutup kemungkinan ada shared yang mampu menampung sangat banyak pengunjung seperti hostgator dan sebangsanya.
  2. Jika mempunyai banyak domain, walau masih baru dalam membangun websitenya serta dananya pas-pasan saya sarankan memakai layanan reseller hosting. Ada banyak layanan reseller hosting ini yang bagus-bagus seperti hawkhost dan sebangsanya yang sudah terkenal mampu menampung hingga ribuan visitor. Kelebihan dari reseller hosting ini adalah memudahkan kita mengatur setiap domain dalam masing-masing akun tersendiri sehingga jika ada masalah kita lebih mudah untuk mengalokasikan konsentrasi kita.
  3. Jika mempunyai banyak domain dan juga ada dana yang cukup saran saya lebih baik memakai VPS karena dengan VPS kita bisa mengatur sumber daya sendiri tiap-tiap akun yang kita buat dan hampir seperti mempunyai server sendiri walau hanya sekedar virtual saja. Layanan yang cukup terkenal dengan VPS yang termanajemen adalah Knownhost sedangkan yang tidak termanajemen ada banyak, saya sendiri banyak menyewa di vultr (jika anda daftar dan memakai link yang saya berikan itu anda akan mendapatkan kredit sebesar $100) nah lumayan kan? yang karena biaya murah juga sistem penyewaannya dihitung berdasarkan jam pakai jadi jika kita hanya butuh untuk beberapa jam ya tagihan kita hanya itu saja, hal ini dengan catatan selesai digunakan harus dihapus atau istilahnya di destroyer.

Nah setelah mengetahui sedikit penjelasan saya mungkin anda sudah mempunyai gambaran hosting mana yang anda butuhkan dan layak anda pakai tanpa membuang sumber daya server karena ingin terlalu lebih besar sedangkan anda belum membutuhkan sumber daya yang sangat besar. Sekian tulisan saya tentang tips memilih hosting yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan anda silahkan direnungkan dan jika ada pertanyaan bisa kontak saya, insyaallah saya jawab jika saya mampu menjawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.